Vakum aspirasi merupakan metode aborsi yang direkomendasikan oleh WHO baik itu di Rumah Sakit maupun Klinik Aborsi. Usia kehamilan yang bisa di aborsi menggunakan metode ini tidak boleh berusia lebih dari 14 minggu. Proses aborsi dengan menggunakan metode ini merupakan yang paling aman dan cepat. Selain itu, hasil dari aborsi vakum aspirasi juga sangat efektif.

Dalam pelaksanaannya, proses aborsi vakum aspirasi terbagi menjadi dua metode, yaitu:

  • Vakum manual

Prosedur ini dapat digunakan untuk usia kehamilan sekitar 5 hingga 12 minggu setelah periode menstruasi terakhir (awal trismester pertama). Metode ini melibatkan penggunaan jarum suntik yang dirancang khusus untuk mengisap janin (fetus) atau embrio. Tidak semua klinik aborsi menyediakan metode ini. Namun, di beberapa wilayah geografis, metode ini lebih mudah ditemukan dibandingkan vakum aspirasi menggunakan pompa elektrik.

  • Vakum elektrik

Prosedur ini merupakan metode yang umum digunakan untuk kehamilan trisemester pertama (5-12 minggu) kehamilan. Vakum aspirasi dengan metode ini melibatkan penggunaan tabung pipih (kanula) yang dilekatkan dengan tabung ke botol dan pompa, sehingga menghasilkan vakum yang lembut. Kanula dimasukkan ke dalam rahim, pompa dihidupkan, dan jaringan (janin) dilepas dengan lembut dari rahim.

Prosedur Aborsi Vakum Aspirasi di Klinik Aborsi Raden Saleh Jakarta

Proses Aborsi Vakum Aspirasi

Vakum Aspirasi umumnya adalah teknik penyedotan. Hal ini sangat efektif karena di usia kehamilan tersebut janin masih berbentuk gumpalan darah saja.

Sebelumnya, antibiotik diberikan untuk mencegah terjadinya infeksi..

Proses atau prosedur vakum aspirasi umumnya memakan waktu antara 10 hingga 15 menit. Prosedur ini dapat dilakukan dengan aman di klinik atau rumah sakit menggunakan anestesi lokal.

Selama proses aborsi vakum aspirasi, dokter spesialis kandungan yang menangani aborsi akan melakukan tindakan meliputi:

  1. Memposisikan Anda di meja praktik. Posisi tubuh Anda berbaring telentang dengan kaki mengangkang, sama seperti posisi saat akan melakukan pemeriksaan panggul.
  2. Memasukkan spekulum ke dalam vagina.
  3. Membersihkan vagina dan leher rahim menggunakan larutan antiseptik.
  4. Menyuntikkan anestesi lokal pada leher rahim atau memberikan obat untuk nyeri atau sedasi, selain anestesi lokal.
  5. Menahan leher rahim menggunakan tenakulum (instrumen bedah dengan penjepit di bagian ujungnya).
  6. Membuka atau melebarkan kanal serviks menggunakan instrumen kecil.
  7. Menerapkan Dilatasi untuk mengurangi risiko cedera pada serviks selama prosedur vakum aspirasi berlangsung.
  8. Memasukkan kanula ke dalam kanal serviks dan mengoleskan isap untuk melepaskan semua jaringan dari rahim dengan lembut. Saat jaringan rahim diangkat, rahim akan berkontraksi.

Kebanyakan wanita cenderung merasakan kram ringan/ngilu selama prosedur aborsi ini berlangsung. Kram tersebut akan berkurang setelah kanula dilepas. Namun, beberapa wanita juga mungkin mengalami mual, berkeringat atau merasakan sensasi seperti akan pingsan (efek bius).

Apakah setelah melewati prosedur di atas proses vakum aspirasi selesai? Aborsi dinyatakan selesai jika semua jaringan di dalam rahim sudah berhasil diangkat. Oleh karena itu, jaringan yang dikeluarkan dari dalam rahim selama prosedur vakum aspirasi diperiksa untuk memastikan bahwa semua jaringan sudah dilepas.

Terkadang prosedur pelebaran dan kuretase juga diperlukan setelah vakum aspirasi jika masih ada jaringan yang belum berhasil dilepaskan dari rahim. Prosedur pelebaran dan kuretase ini akan dilakukan menggunakan alat bedah untuk membersihkan jaringan yang masih tertinggal di dalam rahim.

Proses pemulihan prosedur aborsi vakum aspirasi ini membutuhkan waktu pemulihan antara 30 – 60 menit. Pasien akan langsung diperbolehkan pulang di hari itu juga, dengan catatan tidak boleh melakukan aktivitas ekstrim/berat selama kurun waktu 1 minggu.

Demikian proses aborsi dengan vakum aspirasi. Anda bisa menghubungi Kami : Pusat Klinik Aborsi Jakarta untuk informasi lebih lanjut dan melakukan konsultasi dengan dokter di Klinik Aborsi Raden Saleh.