081211029060

Semakin kecil usia kehamilan maka semakin baik dan semakin mudah proses aborsinya. Ketika anda mendeteksi bahwa anda mengalami kehamilan yang tidak dinginkan (KTD), segeralah ambil keputusan/tindakan cepat, karena menunggu akan membuat biaya aborsi menjadi semakin mahal dan proses tindakan aborsi semakin rumit.

Sesudah seorang perempuan membuat keputusan untuk melakukan aborsi, yang pertama harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis obgyn (dokter kandungan) untuk penghitungan usia kehamilan.

Usia kehamilan yang tepat akan membantu dokter untuk memutuskan tindakan aborsi yang sesuai.

Menghitung Usia Kehamilan dan Usia Janin

usia kehamilan terbaik untuk aborsi

Dalam tindakan aborsi di Indonesia terutama di trimester pertama, kebanyakan dokter berpatok pada usia kehamilan dibandingkan usia janin. Lalu apakah perbedaan antara  usia kehamilan dengan usia janin?

Usia kehamilan dihitung dari kapan menstruasi terakhir Anda, Sedangkan, usia janin merupakan usia sebenarnya janin yang sedang tumbuh dalam rahim Anda. Misalnya jika hari terakhir menstruasi tanggal 1 September dan hari ini adalah 1 Oktober maka usia kehamilan adalah 4 minggu.

Sedangkan usia janin dihitung mulai dari masa pembuahan. Pada umumnya pembuahan terjadi kurang lebih 11 – 21 hari setelah menstruasi. Tidak ada yang bisa memprediksi usia janin secara tepat sehingga dokter menggunakan perkiraan waktu hari terakhir menstruasi ditambah 2 minggu atau sama dengan usia kehamilan dikurang 2 minggu.

Setelah berada di klinik aborsi, pasien akan di USG, usia janin akan dideteksi secara akurat dengan menggunakan alat USG.

Aborsi pada Trimester Pertama

Yang dimaksud dengan trimester pertama adalah usia kehamilan sampai dengan 14 minggu atau usia janin sampai dengan minggu ke 12.

Beberapa studi internasional menyatakan bahwa aborsi pada trimester pertama adalah waktu yang paling aman (terbaik) untuk melakukan aborsi. Sedangkan menurut Departemen Kesehatan Minnesotta komplikasi pada usia kehamilan 8 minggu sangat kecil, dan berlipat ganda setiap dua minggunya terjadi penundaan.

Selain itu biaya aborsi pada trimester pertama cenderung lebih murah daripada aborsi pada usia kehamilan berlanjut.

Beberapa opsi anestesi yang tersedia di Pusat Klinik Aborsi pada usia trimester pertama adalah anestesi lokal (bius untuk area yang dibutuhkan saja), pemberian obat penenang (tanpa menghilangkan kesadaran pasien), atau anestesi umum (pasien tertidur selama tindakan).

Vakum aspirasi adalah salah satu tindakan aborsi modern yang tidak membutuhkan menyebabkan rasa sakit pasca aborsi dengan waktu yang relatif singkat.

Vakum aspirasi telah digunakan di klinik-klinik legal didunia sebagai cara menggugurkan kandungan usia dini, sedangkan metode kuret untuk kehamilan diatas 3 bulan. Prosedur vakum aspirasi menggunakan instrumen penghisap dengan tenaga listrik (EVA) ataupun manual (MVA).

Setelah memberikan obat penenang/pembiusan, dokter spesialis akan melakukan dilatasi atau pembukaan pada leher serviks. Proses berikutnya adalah memasukkan alat penghisap ke dalam rahim melalui serviks yang sudah terbuka secara perlahan, dan kemudian mengeluarkan seluruh jaringan kandungan.

Biasanya prosedur ini hanya memakan waktu 5 – 10 menit dan beberapa jam kemudian pasien sudah diperbolehkan untuk pulang.

Aborsi Sesudah Trimester Pertama

Pada usia kehamilan trimester kedua ke atas, metode aborsi yang digunakan adalah Dilatasi dan Evakuasi (D&E). Dilatasi dan Evakuasi adalah metode aborsi yang menggabungkan vakum aspirasi dan kuret.

Serviks terlebih dahulu dibuka secara perlahan (dilatasi) menggunakan alat yang bernama cervix dilator beberapa jam dan terkadang satu hari sebelum tindakan untuk memudahkan instrumen forsep masuk ke dalam rahim dan mengeluarkan isi dalam kandungan.

Jika dibutuhkan, dokter akan menggunakan alat USG selama proses evakuasi untuk menjamin bahwa rahim sudah bersih dari sisa jaringan.

Seluruh tindakan Dilatasi & Evakuasi dapat memakan waktu sekitar 30 menit. Dan tergantung dari jenis anestesi yang digunakan, pasien bisa diperbolehkan pulang beberapa jam sampai dengan satu hari kemudian.

Jadi sudah jelas bahwa aborsi pada usia kehamilan awal jauh lebih aman dan lebih cepat dibandingkan dengan usia kehamilan berlanjut. Segera konsultasikan usia kehamilan Anda pada dokter spesialis kami di Pusat Klinik Aborsi Jakarta.