081211029060

Aborsi disebut juga menggugurkan kandungan. (Inggris : abortion, Latin : Abortus). Aborsi dapat terjadi dalam 2 kejadian yaitu aborsi yang disengaja (abortus provocatus) dan aborsi karena keguguran (tidak disengaja).

Sebelum membahas pengertian aborsi, sebelumnya mari kita simak terlebih dahulu bagaimana pandangan kebanyakan kalangan tentang aborsi.

Menggunakan Kata “Aborsi” sebenarnya sudah erat kaitannya dengan mari abortus provocatus atau aborsi secara disengaja. Tidak sedikit orang yang memandang kata aborsi sebagai kata yang memiliki sifat negatif ketimbang sisi lainnya.

pengertian aborsi menurut beberapa kalangan

Tidak bisa dipungkiri dalam beberapa kasus aborsi memiliki fungsi “menyelamatkan”, jika memandang dari sudut pandang yang berbeda. Salah satunya adalah penyakit kandungan yang membahayakan sang ibu.

Membahas aborsi memang selalu melahirkan pro dan kontra. Aborsi tentu dikhususkan kepada kaum perempuan. Beberapa aktifis perempuan memandang tidak adil apabila aborsi dilarang.

Karena sesungguhnya ada kehamilan yang tidak diinginkan, yang tentunya bisa berdampak secara tidak langsung dalam jangka panjang apabila diteruskan. Dan Bagaimana dengan korban perkosaan? tidak adil apabila aborsi dilarang. sangat merugikan kaum perempuan. menurut mereka.

Sepertinya peran klinik aborsi legal dibutuhkan, untuk menanganani aborsi secara aman di tempat yang aman dan ditangani tenaga kesehatan terlatih yaitu Dokter Sp.OG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi).

Beberapa kalangan dan agama juga memandang, pada usia kehamilan dibawah 3 bulan janin masih belum bernyawa atau hanya berbentuk gumpalan darah saja, sehingga pada usia ini aborsi tidak bersifat membunuh.

Pengertian Aborsi Secara Umum

Secara umum, pengertian aborsi adalah Tindakan mengakhiri kehamilan dan mengeluarkan hasil konsepsi sebelum waktunya janin hidup diluar kandungan.

Pengertian Aborsi Menurut Para Ahli

Para ahli memiliki defenisi yang berbeda tentang aborsi, walaupun pada intinya sama Yaitu:

1. Pengertian aborsi menurut Eastman adalah keadaan terputusnya suatu kehamilan dimana fetus sanggup hidup sendiri di luar uterus. Belum sanggup diartikan apabila fetus itu beratnya terletak antara 400-1000 gram, atau usia kehamilan kurang dari 28 minggu.

2. Pengertian aborsi menurut Jeefcoat adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu, yaitu fetus belum viable by law.

3. Pengertian aborsi menurut Holmer adalah terputusnya kehamilan sebelum minggu ke 16, dimana proses plasentasi belum selesai.

Pengertian Aborsi Menurut WHO (World Health Organization)

Aborsi adalah penghentian kehamilan sebelum janin berusia 20 minggu. karena secara medis janin tidak bisa bertahan di luar kandungan. Sebaliknya bila penghentian kehamilan dilakukan saat janin sudah berusia berusia di atas 20 minggu maka hal tersebut adalah infanticide atau pembunuhan janin.

Pengertian aborsi menurut KUHP aborsi

Aborsi merupakan pengeluaran hasil konsepsi pada setiap stadium perkembangannya sebelum masa kehamilan yang lengkap tercapai (38-40 minggu). Pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan (berat kurang dari 500 gram atau kurang dari 20 minggu). Dari segi medikolegal maka istilah abortus, keguguran, dan kelahiran prematur mempunyai arti yang sama dan menunjukkan pengeluaran janin sebelum usia kehamilan yang cukup.

Pengertian Aborsi Menurut Agama Islam

Dalam bahasa arab, aborsi disebut isqat al-haml atau ijhad, yaitu pengguguran janin dalam rahim. Dalam istilah syari’at, aborsi adalah kematian janin atau keguguran sebelum sempurna, walaupun janin belum mencapai usia enam bulan.

Dapat disimpulkan bahwa aborsi secara syari’at tidak melihat kepada usia kandungan, namun melihat kepada kesempurnaan bentuk janin tersebut.