081211029060

Keamanan Data Privasi Pasien Aborsi

Pusat Klinik Aborsi Jakarta berkomitmen menjaga privasi setiap pasien aborsi. Kami mengerti akan pentingnya data diri pasien yang terjaga agar tidak dapat diketahui publik, dalam hal solusi kehamilan yang tidak direncanakan ini.

Data diri pasien yang kami butuhkan hanyalah nama panggilan, usia dan nomor telepon.

Pengumpulan data diri pasien ini digunakan untuk dicantumkan pada kartu berobat pasien.

Upaya dalam menjaga privasi pasien ini adalah sebagai bentuk perlindungan terhadap setiap pasien kami dan menjamin segala sesuatunya tidak merugikan mereka.

Kartu berobat pasien berguna untuk keperluan kontrol/checkup 1 minggu setelah tindakan aborsi dilakukan. Didalam kartu berobat nantinya akan tertera kontak dokter apabila sewaktu-waktu ada keluhan yang berhubungan dengan tindakan aborsi.

Kartu berobat wajib dibawa oleh pasien pada saat check up.

Kami sadar bahwa Keamanan data privasi sangat penting bagi pasien. Berdasarkan pengamatan, kebanyakan wanita yang ingin mengakhiri kehamilannya lebih memilih cara aborsi yang bisa dilakukan sendiri. Salah satu faktor alasan terkuat adalah mereka menginginkan privasi mereka tetap terjaga.

Pasien tidak perlu khawatir karena Klinik Raden Saleh menjaga dan memastikan segala sesuatunya tidak akan merugikan setiap pasien aborsi. Kami menggunakan prosedur aborsi yang memang berdasarkan standar SOP dan ditangani langsung dokter spesialis kandungan ASLI.

Lebih dari 8 tahun lamanya klinik raden saleh telah beroperasi dan sampai saat ini tetap dipercaya sebagai klinik aborsi aman di Jakarta bahkan Indonesia. Ini membuktikan bahwa dari tahun ke tahun kami selalu konsisten menangani aborsi dengan aman, berhasil tuntas tanpa merugikan pasien kami.

Kami berdiri berdasarkan kepedulian terhadap perempuan. Kami menetapkan standar yang baik adalah untuk menyelamatkan wanita dari cara-cara aborsi yang membahayakan.

Karena data dari Institut Guttmacher menyebutkan kasus kegagalan dan kematian akibat aborsi tidak aman lebih banyak terjadi dinegara-negara berkembang. Faktor utama yang menjadi penyebab adalah Kurangnya informasi yang akurat tentang akses aborsi aman dan sulitnya mengakses klinik aborsi aman itu sendiri.