081211029060

Dilatation & Evacuation (D&E) adalah prosedur aborsi yang digunakan untuk usia kehamilan diatas 16 minggu.

Seperti namanya, Dilatation berarti dilatasi/pelebaran; Evacuation yang berarti evakuasi.

Tahap Persiapan Sebelum Tindakan Aborsi

Untuk prosedur aborsi ini, mula-mula dokter atau perawat akan memberikan obat untuk membantu membuka leher rahim anda. Ini adalah tahap persiapan sebelum tindakan aborsi yang sesungguhnya. Dokter juga akan memberikan laminaria untung merangsang pembukaan serviks anda.

Metode aborsi Dilatasi & Evakuasi

Beberapa jam ataupun bisa sehari setelah tahap persiapan tersebut, Dokter Kami akan memeriksa kesiapan tindakan aborsi.

Inilah tahapan tindakan aborsi yang dilakukan dokter spesialis Obgyn melalui prosedur D&E :

  • Memeriksa Rahim anda
  • Pemeriksaan vagina dengan spekulum
  • Pemberian anestesi/pembiusan
  • Menggunakan kombinasi alat medis dan vakum dengan lembut, mengambil jaringan kehamilan keluar dari rahim anda
  • Tahap penyelesaian, dokter akan melakukan USG kembali untuk memeriksa apakah jaringan sudah sepenuhnya bersih dan tuntas

Setelah prosedur aborsi selesai, anda akan dibawa keruang pemulihan pasca tindakan sampai anda merasa lebih baik dan kembali fit. Pada masa pemulihan ini perawat akan memberikan minum, obat antibiotik dan penghilang rasa sakit serta menjelaskan pantangan makanan dan minuman selama 1 minggu.

Lama waktu proses tindakan aborsi D&E adalah sekitar 10-20 menit.

Apakah Metode Aborsi ini sakit?

Setiap tindakan aborsi berbeda pada masing-masing pasien. Ada pasien yang merasakan sakit, ada juga yang tidak. Kebanyakan mengatakan mereka merasakan seperti kram pada perut. Tapi ini khusus bagi yang menggunakan anestesi lokal. Lain hal dengan anestesi total.

Apabila anda menggunakan anestesi total/umum maka anda akan tertidur dan tidak sadarkan diri pada saat tindakan aborsi dilakukan. Ini tentu membuat anda tidak merasakan rasa sakit sama sekali selama prosedur aborsi berlangsung. Tapi anestesi total memiliki efek samping lebih dan pemulihan yang juga lebih lama.

Biasanya pasien akan kembali normal keesokan harinya dan dapat langsung beraktifitas secara normal.

Setelah Menjalani Prosedur Aborsi

Saran berikut berlaku selama 2 minggu setelah menjalani prosedur aborsi :

  1. Dilarang berhubungan seksual
  2. Gunakan pembalut
  3. Dilarang berenang