Mengantisipasi Komplikasi Setelah Aborsi

Posted on Updated on

Berdasarkan pengalaman Pusat Klinik Aborsi Group, komplikasi yang dialami pasien sangat jarang terjadi. Tapi ini salah satu pertanyaan yang sering diutarakan kepada dokter saat berada di klinik. Kami senang mendapati pasien yang antisipatif, kritis dan tidak segan untuk bertanya. Apalagi dalam hal mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat tindakan aborsi dilakukan.

Aborsi atau pengguguran janin merupakan tindakan yang dilakukan oleh sebagian wanita dengan berbagai alasan yang berbeda. Jika Anda termasuk salah satu wanita yang  juga ingin melakukan aborsi, pikirkan lagi secara matang mengapa Anda perlu melakukan aborsi? Apakah aborsi merupakan tindakan terbaik bagi Anda dan masa depan Anda?

Jika kehamilan Anda memang bermasalah; kehamilan hasil perbuatan perkosaan, kehamilan di luar kandungan, kehamilan diluar nikah atau kehamilan yang dapat mengancam keselamatan, Segera konsultasikan kepada kami.

Ketika telah yakin dengan keputusan Anda, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi setelah aborsi.

  • Usia Ibu Hamil

Berapa usia Anda? Aborsi akan sangat beresiko jika Anda berusia sangat muda (kurang dari 18 tahun) atau jika Anda berusia di atas 40 tahun. Jika Anda berada pada rentang usia tersebut, konsultasikanlah dengan dokter.

  • Usia Kehamilan

Usia kehamilan sangat menentukan keberhasilan aborsi. Semakin tua usia kehamilan maka tindakan aborsi akan semakin sulit, dan resiko bagi ibu dan janin juga semakin besar. Tindakan aborsi paling tepat dilakukan untuk usia kehamilan di bawah 20 minggu, yang mana tingkat keberhasilannya bisa mencapai hampir 100 %. Kehamilan di atas 20 minggu bisa beresiko gagal (kehamilan lanjut) yang mana pada akhirnya akan menyebabkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Maka pastikan lah anda di tangani oleh Pusat Klinik Aborsi Jakarta.

Baca juga : Hamil Kembali Setelah Aborsi

  • Kesehatan Ibu Hamil

Bagaimana kondisi kesehatan Anda? Dokter akan memastikan Anda berada pada kondisi yang fit pada saat tindakan aborsi dilakukan. Sebagai contoh, ibu hamil penderita jantung dan hipertensi sangat beresiko melakukan aborsi. Dalam hal ini dokter yang lebih tahu bagaimana tindakan yang paling tepat dilakukan agar aborsi berjalan lancar tanpa membahayakan kesehatan ibu.

  • Melakukan Aborsi di Tempat yang Legal, Aman dan Terpercaya

Pilihlah tempat aborsi yang legal, aman, dan terpercaya. Untuk lebih menjamin keselamatan Anda, sebaiknya lakukan aborsi di klinik yang ditangani secara langsung oleh dokter spesialis kandungan seperti Pusat Klinik Aborsi Jakarta. Atau jika Anda lebih suka melakukan aborsi di klinik lain, pastikan ada bidan atau dokter yang berpengalaman dan terpercaya yang bertanggung jawab di klinik aborsi tersebut.

Mengapa Anda harus memilih tempat aborsi legal dan aman? Karena segala tindakan yang diambil sesuai prosedur. Sebelum tindakan aborsi dilakukan dokter akan melakukan cek kesehatan Anda secara general, termasuk pemeriksaan rahim dengan USG. Selain itu juga akan dilakukan suntikan anestesi (pembiusan) selama tindakan operasi/ kuretase sehingga Anda tidak akan merasa kesakitan. Peralatan yang digunakan pun higienis dan semua obat yang diberikan juga dipastikan aman untuk dikonsumsi. Dan satu lagi, klinik aborsi yang profesional adalah klinik yang memberikan kontak (kartu nama) agar sewaktu-waktu pasien dapat berkonsultasi secara fleksibel dan cepat.

komplikasi aborsi di klinik

 

Nah, demikian beberapa langkah antisipasi dalam mengantisipasi komplikasi setelah aborsi yang perlu Anda lakukan. Untuk kondisi tertentu seperti saat kondisi kesehatan menurun,  komplikasi juga bisa timbul tanpa Anda duga. Beberapa tanda komplikasi yang perlu dicermati adalah; demam, tubuh menggigil, rasa sakit di area perut atau punggung, terjadi pendarahan yang hebat, dan darah berbau busuk. Jika terdapat beberapa tanda tersebut, segera periksakan diri Anda ke klinik aborsi atau rumah sakit yang anda kunjungi sebelumnya agar komplikasi tidak semakin parah.

Salam

Pusat Klinik Aborsi Group Jakarta

Advertisements